Artikel Tidak Muncul di Profil Google Scholar? Ini Penyebab dan Cara Menambahkannya
Artikel yang sudah terbit tidak selalu langsung tampil di profil Google Scholar. Ada beberapa penyebab umum dan dua cara menambahkannya.
Ringkasan Singkat
- Pastikan jurnal terindeks Google Scholar dan beri waktu (bisa sekitar 1 sampai 2 minggu).
- Cek pengaturan pembaruan artikel di profil.
- Tambahkan artikel lewat pencarian nama penulis, atau manual sebagai pilihan terakhir.
Tonton Videonya
Kalau lebih nyaman mengikuti langsung, tonton video berdurasi sekitar 5 menit di bawah ini.
Link video: https://www.youtube.com/watch?v=I41iqfbIAZY
Kemungkinan Penyebab
- Jurnal tempat artikel terbit belum terindeks Google Scholar, sehingga tidak muncul otomatis.
- Artikel masih baru. Menurut pengalaman di video, metadata bisa baru muncul setelah beberapa hari hingga satu atau dua minggu.
- Pengaturan profil membuat pembaruan tidak otomatis.
Cek Pengaturan Pembaruan
Login ke Google Scholar, buka profil, lalu buka konfigurasi pembaruan artikel (ikon pengaturan). Ada dua pilihan: pembaruan otomatis, atau tidak otomatis sehingga Google mengirim email berisi saran artikel untuk ditambahkan atau diperbarui.
Menambahkan Artikel
- Di profil, klik tanda tambah, lalu Tambahkan artikel.
- Cari dengan nama penulis. Periksa hasilnya: bisa ada penulis bernama mirip.
- Tambahkan hanya artikel yang benar-benar milikmu.
- Alternatif: tambahkan manual (judul, penulis, tanggal terbit, jurnal, volume, halaman). Pembicara menghindari cara ini karena rawan salah input dan memilih menunggu Scholar mendeteksi otomatis.
Catatan
Jangan menambahkan artikel orang lain. Tampilan Google Scholar dapat berubah. This needs verification.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Berapa lama sampai muncul?
Menurut video bisa sekitar satu sampai dua minggu setelah terbit.
Kalau jurnalnya tidak terindeks?
Artikel tidak akan muncul otomatis; tambah manual atau pilih jurnal yang terindeks.
Penutup
Cek indeksasi jurnal dan pengaturan profil dulu, lalu tambahkan artikel yang benar-benar milikmu.
Masih ada yang bingung? Tulis di kolom komentar, di artikel ini atau di video YouTube-nya. Tutorial lain ada di channel Bertutorial.

Komentar
Posting Komentar